.

.
Select Menu

Favourite

POSKO SENKOM KLATEN BASEMENT JANU PUTRA PASARAYA KLATEN

PUSAT

SENKOM INFORMATION CENTER

SPACE IKLAN

POLDA

KLATEN

BERITA

SPONSOR

SPONSOR

TELEMATIKA

JAWA TENGAH

RESCUE

INFO

Klaten | Guna menjaga situasi kabupaten Klaten yang kondusif Polres Klaten menggelar " Silaturahim dan pembinaan Kapolres Klaten kepada ormas sejajaran Kabupaten Klaten dalam rangka memelihara situasi kamtibmas yang kondusif " di aula Mapolres Klaten Satyahaprabu pada rabu 13.30 wib, 30/11 2016 di ikuti Kapolsek, Dai Kamtibmas dan ormas termasuk di dalamnya Senkom Mitra Polri Klaten.

Dalam.sambutannya Kapolres AKBP Muhammad Darwis mengucapkan terima kasih pada para peserta yang telah hadir.Selanjutnya Kapolres juga berharap kegiatan yang seperti ini bisa di laksanakan rutin jangan cuma obor obor blarak saja.

Sedangkan Komandan  Kodim 0723 Klaten Letkol Bayu Jagat dalam sambutannya juga mengajak para peserta tetap menjaga persatuan bangsa terkait kegiatan pagi tadi nusantara bersatu marilah kita bersama sama wujudkan paparnya.

Bupati Klaten dalam sambutannya yang di bacakan perwakilan dari Pemda memaparkan bahwa ormas yang ada ini sangat berperanan penting dalam menjaga kamtibmas dan juga dalam pembangunan ,maka mari bersama sama kita jaga bangun dan jaga bersama sama.

Ketua Majelia Ulama Indonesia Kabupaten Klaten KH Hartoyo juga mengajak pada masyarakat terutama dalam menjaga situasi yang kondusif dan saling menghargai sesama masyarakat dalam kehidupan sehari hari.

Acara di lanjutkan dengan sambutan Ketua FKUB memaparkan bahwa kondisi Klaten yang sangat nyaman dan beragam.Mengenai aksi damai yang telah lalu merupakan bentuk keinginan masyarakat yang mulia tentunya untuk negara.

Lebih lanjut Ketua FKUB memaparkan beberapa kejadian yang perlu di waspadai terutama perlunya adanya patroli bersama.Dalam masa transisi ini membutuhkan penanganan yang baik dan santun.Dan berharap pada Dai Kamtibmas selaku pihak sangat penting untuk memberikan pencerahan kepada masyarakat pungkasnya.(Ryo)

Semarang | Apel Besar Jawa Tengah dengan thema “Apel Konsolidasi Dalam Rengka Mengawal Kebhinnekaan” yang terlaksana dengan hidmat di Lapangan Pancasila Simpang Lima Semarang, Jawa Tengah, Senin (28 Nopember 2016) ini atas komando tiga pucuk pimpinan daerah di Jawa Tengah, yaitu Gubernur Jawa Tengah, Pangdam IV/Diponegoro dan Kepolisan Daerah Jawa Tengah (Polda Jawa Tengah).

Dalam apel besar ini, sambutan diawali oleh Irjen Pol Drs Condro Kirono, MM, M.Hum, (Kapolda Jawa Tengah), kemudian  Mayor Jenderal Jaswandi (Pangdam IV Diponegoro) dan terakhir oleh Ganjar Pranowo (Gubernur Jawa Tengah).

Sebelum menyampaikan kata sambutan, Kapolda Jawa Tengah, Irjen Pol Drs. Condro Korono, MM, M.Hum membacakan Maklumat Polda Jateng untuk dipedomani sebagai acuan atau dasar hukum pengambilan kebijakan dalam menyikapi adanya isu aksi unjuk rasa atau penyampaian pendapat di muka umum pada tanggal 2 Desember 2016 nanti di Jawa Tengah.

Advertisement
Click Here
Kemudian, dalam sambutannya Kapolda Jawa Tengah meminta dan menghimbau kepada seluruh warga Jawa Tengan, untuk tetap menjaga kesatuan dan persatuan sebagai bangsa Indonesia yang perpijak pada falsafah Bhinneka Tunggal Ika.

“Marilah, kepada masyarakat Jawa Tengah tidak perlu ikut menyampaiakan pendapat di muka umum atau demo jauh jauh ke Jakarta. Aspirasi dapat disampaikan kepada kami (Muspida Jateng-red) secara dialog, bersama sama MUI Jawa Tengah, dan nantinya aspirasi warga Jawa Tengah akan kami bawa ke Jakarta,” kata Kapolda Jateng Irjen Pol Drs. Condro Kirono, MM, M.Hum.

Sementara itu, Ganjar Pranowo Gubernur Jawa Tengah dalam kata sambutannya mengatakan, bahwa Kemerdekaan Republik Indonesia ini dahulunya diraih dari banyak pertumpahan darah dari semua elemen masyarakat di Indonesia. Termasuk di dalamnya adalah para santri dan ummat Islam di Indonesia. Yang bahu membahu bersama semua elemen bangsa untuk bisa meraih kemerdekaan Indonesia itu.

“Marilah, kemerdekaan yang sudah dicapai dengan penuh pengorbanan itu kita pupuk, kita jaga dan kita pertahankan, meskipun tidak dengan mudah untuk mempertahankannya,” pungkas Ganjar Pranowo.

Sementara itu, Mayor Jenderal Jaswandi Pandam IV Diponegoro, dalam sambutannya mengatakan, bahwa beliau beserta jajarannya siap mendukung dan bekerjasama dengan Polri dan siap menjaga keutuhan NKRI.

Dalam wawancara dengan beberapa awak media, di sela-sela acara pemeriksaan pasukan, Ganjar Pranowo menghimbau kepada seluruh warga Jawa Tengah untuk selalu mengedepankan asas musyawarah dan berdialok untuk menyatakan pendapat.

“Kami siap menerima masukan dan aspirasi dari masyarakat Jawa Tengah. Mari kita duduk bersama, berdialok bersama, kita ajak juga MUI Jawa Tengah untuk bisa duduk bersama, agar Jawa Tengah ini tetap aman dan damai,” pungkasnya.

Selanjutnya secara serius Kapolda Jateng juga meminta agar warga masyarakat Jawa Tengah selalu menciptakan suasana yang sejuk, kondosif, tetap aman dan tidak ada gejojak yang timbul di masyarakat, kaitannya dengan adanya isu unjuk rasa atau penyampaiaan pendapat di muka umum, pada tanggal 2 Desember 2016 nanti.

“Kalau bisa tidak usah ikut jauh-jauh sampai ke Jakarta dalam penyampaian pendapatnya, cukuplah di sini saja, kita duduk dialog bersama-sama,” tegasnya.wartaekspres.com


Wonogiri – Sat Binmas Resor Wonogiri Kepolisian Daerah jawa Tengah, Demi sama – sama menciptakan Kamtibmas di wilayah Kabupaten Wonogiri yang kondusif. Dilakukan jalinan kemitraan antara Polres Wonogiri dengan Mitra kamtibmas.

Penanda tanganan MoU dilakukan oleh kapolres Wonogiri AKBP Ronald Rumondor, di Ruang Rupatama Mapolres Wonogiri pada Kamis (27/10) siang. Dan dalam perjanjian kerjasama itu, disepakati bahwa Polres Wonogiri menjalin mitra dengan Senkom (Sentra Komunikasi) Kabupaten Wonogiri, serta RAPI (Radio Amatir Penduduk Indonesia). Minggu, (30/10).

Dalam kesempatan itu, ketiga pihak saling menanda tangani kesepakatan kerjasama (MoU). Di mana untuk Senkom langsung dilakukan oleh ketua wilayah Wonogiri Kardi Atmojo. Sedangkan untuk RAPI juga dilakukan langsung oleh ketua wilayah Wonogiri, Duduk Sunarto, Spd.

Senkom sendiri sudah lama menjadi mitra Polri. Di mana selama ini peran kelompok masyarakat ini adalah membantu menginformasikan dan pengamanan lingkungan di sekitarnya atau di mana saja. Serta memberikan informasi kepada masyarakat tentang pentingnya pengamanan swakarsa di lingkungan masing-masing, sebagai wujud Bela Negara dengan semangat patriotisme dan nasionalisme dalam wadah NKRI.

Senkom Mitra Polri dibentuk sebagai tindak lanjut dari pelaksanaan UU no 2 tahun 2002 tentang Pamswakarsa. Maka pada tanggal 1 Januari 2004 di Jakarta dibentuklah Senkom Mitra Polri sebagai wadah kelompok sadar kamtibmas oleh anggota mitra kamtibmas Mabes Polri.

Dan pada penanda tanganan MoU kemarin, dilakukan pengambilan kesepakatan untuk membuat posko kemitraan, dengan menggunakan Frekwensi 14260 ( SENKOM DAN RAPI ). Sehingga bisa lebih memudahkan dalam koordinasi serta partisipasi dari elemen masyarakat dengan Polres Wonogiri.

“Penanda tanganan MoU ini juga diharapkan bisa memberikan sumbangsih yang positif dalam terciptanya Kamtibmas di masyarakat. Karena jalinan infomasi timbal balik dari masyarakat ke polisi maupun dari polisi ke masyafakat, bisa semakin lancar,” jelas Kapolres Wonogiri AKBP Ronald Rumondor. SIK, MSi. (polreswonogiri-tribratanews.com).


Seluruh Pembina,Pengurus serta anggota Senkom Mitra Polri Klaten mengucapkan selamat HUT Polwan ke-68 Semoga semakin sukses, terampil dan profesional dalam melaksanakan tugas dan tanggung jawabnya sebagai insan Polri sebagai pelindung, pengayom dan pelayan bagi masyarakat, juga selaku aparat penegak hukum.




Klaten – Menyambut Hari Jadi Polwan ke-68 yang jatuh pada 1 September 2016 mendatang, Polres Klaten memperingatinya dengan melakukan kegiatan sosial yakni bergotongroyong membuat rumah bagi Ibu Lastari (52 th) yang tinggal di Dolon, RT 2/RW 7, Desa Paseban, Kecamatan Bayat, Klaten, Jumat pagi (26/8/2016).
Kapolres Klaten, AKBP Faizal SIK MH bersama istrinya Ny Ratih Faizal, Ketua Bhayangkari Polres Klaten, memimpin langsung giat peduli masyarakat dengan turun tangan langsung dalam proses pembangunan rumah bagi Ibu Lastari yang tinggal sendirian dan tuna netra.
Berbaur dengan warga masyarakat dan 70-an Polwan Polres Klaten, Kapolres Klaten dan Istrinya tanpa canggung ikut menurunkan genting, mengangkut pasir, batu, dan mengusung paving block yang akan digunakan sebagai bahan pembuatan rumah dari pukul 07.30 WIB.
Semua dikerjakan dengan bergotong royong bersama puluhan Warga Dolon, tempat Ibu Lastari tinggal.
Sementara, Ibu Lastari sendiri selama 20-an tahun tinggal dan tidur di sebuah rumah tak layak huni berukuran 3×4 meter. Selama ini, jelas Faizal, Bu Lastari selalu mandi di rumah tetangganya dan ternak ayam ala kadarnya.
Keadaannya yang serba susah, tuna netra, belum menikah, menjadi prioritas Polres Klaten untuk turun tangan. Rumah tersebut tak layak huni lagi dan dalam memperingati hari jadi Polwan ini, Polres Klaten terpanggil hatinya untuk membantu meringankan beban yang dipikul Ibu Lastari.
“Harapannya dengan program ini, Polres Klaten ingin berbagi dengan lingkungan. Masyarakat masih banyak yang membutuhkan bantuan kita. Kami dari Polres Klaten siap membantu program pemerintah Klaten dan langkah ini sudah seijin bupati, beliau Ibu Bupati Hj Sri Hartini sangat mendukung,” tandas Faizal di sela-sela acara peduli rumah tak layak huni.
Kapolres menambahakan program membangun rumah ini merupakan sumbangsih dari seluruh anggota Polres Klaten, nantinya rumah bu Lastari akan diluaskan ukuranya menjadi 4×6 meter, ada teras, ada kamar mandi komplit, atapnya pakai asbes, dan tanahnya diplester.
Dari dana iuran anggota Polres Klaten itu, Rabu kemarin (25/8) telah dibelikan 2 truk pasir, 40 semen, 3 buah kusen, 1000 batako, dan lainnya, Untuk persiapan membuat rumah, jajaran anggota pun turun tangan kerja bakti bersama anggota Bhayangkari.
“Target sekitar tanggal 2 September 2016, diharapkan rumah ini sudah jadi kisaran 90 persen. Agenda ini juga dalam kerangka memperingati Hari Jadi Polwan ke 68 tanggal 1 September 2016, dan juga memperingati Hari Kesatuan Gerak Bhayangkari tanggal 19 Oktober,” pungkas Faizal.tribratanewspoldajateng.com


Ayo angkat

Polwan semangat bantu sesama

Klaten – Puluhan Polisi Wanita Polres Klaten diterjunkan di Dolon, Paseban, Bayat Klaten dengan kompaknya bahu membahu untuk membangun rumah Lastari (52), Jum’at (26/8/2016).
Kegiatan yang berlangsung sejak pagi, para Polwan bersama warga masyarakat memindahkan genting dan juga merobohkan rumah sehingga dapat dibangun dengan kokoh, tak itu saja Polwan Polres Klaten dengan semangatnya memindah-pindahkan batako, pasir dan material lainnya.
Kabag Sumda Polres Klaten Kompol Heru Setyaningsih mewakili Kapolres Klaten AKBP Faizal mengatakan kegiatan ini merupakan rangkaian HUT Polwan ke-68 yang kita wujudkan berupa rumah untuk warga yang membutuhkan.
“Keadaannya tuna netra serta hidup sendiri pada rumah yang tak layak nyaris roboh menjadi prioritas kami untuk turun tangan membantu meringankan beban yang dipikul Ibu Lastari,” jelas Kabag Sumda.
Dengan bantuan Polwan Polres Klaten diharapkan dapat berbagi kepada masyarakat yang benar-benar membutuhkan sehingga keberadan Polisi dapat dirasakan ditengah-tengah masyarakat.tribratanewspoldajateng.com


Klaten -- Antisipasi kejadian bom bunuh diri  yang terjadi di Mapolresta Surakarta,Polres Klaten meningkatkan pemeriksaan para pengunjung baik pengurusan SIM atau keperluan lain di perketat.Sekitar 1 pleton anggota polisi di kerahkan untuk pemeriksaan adapun anggota yang lain beraktifitas seperti biasa dan operasi ramadniya di pos masing masing informasi yang disampaikan Waka Polres Kompol Hendri.

Sedangkan Kapolda Jawa Tengah Irjen Pol Condro Kirono mengimbau kepada masyarakat diminta tenang, tidak perlu panik tetapi tetap meningkatkan kewaspadaan.Adapun kami himbau agar seluruh anggota yang bertugas baik di jalur mudik, penjagaan markas dan yang patroli agar tetap siap siaga dan tidak lengah menghadapi libur panjang ini. (Ryo)

Klaten – Dirgahayu Kepolisian Republik Indonesia ke 70, Polres Klaten menggelar upacara di tempat paling terpencil, yakni di bawah lereng gunung merapi Deles Indah Kecamatan Kemalang Klaten, Jum’at (1/7/2016).Bertindak sebagai inspektur upacara Dir Tahti Polda Jawa Tengah AKBP Eko Sumardiyanto, S.H menyampaikan amanat tertulis Presiden RI Joko Widodo mengucapkan terimakasih kepada Polri dalam melaksanakan tugas dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat.“Peringatan Hari Bhayangkara ini, saya harap bukan sekadar perayaan tapi momentum refleksi diri, optimalkan tugas dan fungsi Polri khususnya meningkatkan pelayanan ke masyarakat,” kata AKBP Eko dalam membacakan amanat tertulis Presiden RI.Teknologi dan tuntutan masyarakat terhadap Polri semakin meningkat, Presiden meminta agar Polri bersikap responsif dan peka serta meningkatkan kualitas kerja secara profesional sehingga dapat dipercaya di masyarakat dalam memberikan perlindungan, pengayoman dan pelayanan kepada masyarakat.Kapolres Klaten AKBP Faizal menambahakan melalui Hari Bhayangkara Polres Klaten akan selalu meningkatkan pelayanan kepada masyarakat, memaknai dengan kegiatan sosial seperti donor darah, khitanan massal, bersih-bersih masjid dan pasar serta kegiatan olahraga.Sebagai wujud syukur Polres Klaten di Hari Bhayangkara ini, usai upacara membagikan sembako kepada panti jompo, makanan penambah ASI kepada ibu hamil serta bola Voly kepada masyarakat Deles Indah Kemalang.Bertepatan pada Bulan Ramadhan dan mudik lebaran, dengan semangat Bhayangkara Polres Klaten akan memberikan pengamanan serta pelayanan terbaik kepada masyarakat yang akan melaksanakan mudik lebaran. Tribratanews

Klaten | Upacara serah terima jabatan (sertijab) di laksanakan di Mapolda Jawa Tengah pada Selasa (19/1/2016) jam 13.00,AKBP Faizal secara resmi menjabat sebagai Kapolres Klaten yang baru menggantikan Kapolres lama AKBP Langgeng Purnomo Adapun AKBP Langgeng Purnomo, kini menjabat sebagai Kepala Subbagian Sistem Perawatan Personel dan Psikologi (Kasubbagsiswatperspi) Bagian Pengkajian Sistem Biro Pengkajian dan Strategi (Rojianstra) Staf Sumber Daya Manusia (SSDM) Mabes Polri.

Pada hari sebelumnya AKBP Langgeng Purnomo juga telah mengadakan rapat satuan dalam rangka sertijab Kapolres Klaten dan mengajak berkeliling kantor Polres Klaten mengenalkan ruangan ruangan dan fungsinya.AKBP Langgeng juga mengatakan kondisi Klaten saat ini tetap terkondisi baik walaupun masih ada beberapa yang masih perlu di waspadai tetapi semua dalam kendali.Beliau juga berharap tentang kemitraan yang sudah terjalin dari tomas,toga.ormas dan mitra polri supaya tetap diteruskan.(editor Ryo)

KLATEN - Ajun Komisaris Besar Polisi (AKBP) Faizal menggantikan posisi AKBP Langgeng Purnomo, sebagai Kapolres Klaten.
Rencananya, serah terima jabatan akan dilakukan di Mapolda Jawa Tengah, Selasa (19/1/2016).

"Pengganti saya nanti Kapolres Kebumen Pak Faizal. Saya sebagai pejabat lama sudah melaporkan analisis dan evaluasi terkait kriminalitas, kecelakaan lalu lintas dan potensi konflik yang ada di Klaten melalui laporan kondisi satuan (Lapsat). Bahkan secara informal kami juga sudah bicara," kata Langgeng, akhir pekan lalu.
Langgeng menyatakan, setelah tidak menjabat sebagai Kapolres ia dipromosikan ke Mabes Polri. Disana ia akan menjabat sebagai Kasubbagsiswatperspsi Bagjiansis Rojianstra SSDM Polri.
Adapun, sosok Faizal bukanlah perwira baru di lingkungan Klaten Polres Klaten. Sebelumnya, ia pernah menjabat sebagai KBO Sat Lantas pada periode 1999-2001.
Lebih lanjut ia mengatakan, ia berharap agar Kapolres baru dapat melanjutkan beberapa program yang dinilai telah berjalan dengan baik.
Dengan lapsat yang telah dilaksanakan, dirinya berharap Faizal dapat bertindak lebih cepat menuntaskan segala persoalan di Klaten.
"Harapan saya pejabat yang baru juga dapat meneruskan hubungan baik dengan instansi, tokoh agama dan masyarakat yang selama ini telah terbangun,"tambahnya.
Sementara itu, Kasubag Humas Klaten Polres Klaten AKP Sugeng Handoko menyatakan, serah terima jabatan dilakukan di Mapolda Jateng pada hari Selasa esok. (tribunjogja.com)

KLATEN | Menjelang Hari Raya Natal dan tahun baru 2016, Polres Klaten mempersiapkan ratusan personel untuk mengamankan dua even besar itu. Namun demikian, Polres Klaten tak lupa menggandeng instah cnsi terkait dari lintas sektoral.
 
Kapolres Klaten, Ajun Komisaris Besar Polisi Langgeng Purnomo yang diwakili Kabag Ops, Komisaris Polisi Priyo Utomo menyatakan, secara internal telah menyiapkan 600 personel. Hal itu terdiri dari petugas pengamanan pokok yang berada di Pos Pengamanan didukung oleh ratusan personel lain.
 
Pernyataan tersebut terlihat dalam apel gelar pasukan Ops Lilin Candi 2015 di halaman Mapolres Klaten, Rabu (23-12-2015). Pada kegiatan itu, Polres Klaten mengundang instansi seperti TNI, Satpol PP, Dishub, PMI, Senkom hingga Perkuatan tambahan dari Saka Bhayangkara.

"Untuk pengamanan personel yang kami siapkan ada 150 orang yang bertugas di tiga pos pam yakni di Karang Delanggu, Alun-alun Klaten dan Prambanan. Jumlah itu didukung oleh 450 petugas yang bertugas secara reguler di 26 Polsek dan Mapolres Klaten," jelas Kompol Priyo.
 
Menurutnya, untuk pengamanan Natal pihaknya akan berfokus pada tanggal 25, 26 dan 27 Desember 2015. Hal itu mengingat pada hari tersebut bertepatan dengan libur sekolah dan akhir pekan.
 
Lebih lanjut ia mengatakan, untuk pemusatan perhatian di sekitar gereja adalah penempatan petugas untuk menjaga arus lalu-lintas, Hal itu juga didukung oleh aparat lain seperti TNI, Dishub, Satpol PP dan ormas (Senkom,Orari,Rapi dll ).
 
"Penjagaan itu juga akan didukung dari dalam gereja. Mereka kami harapkan ikut membantu kelancaran proses peribadatan dan para umat yang sedang beribadah," katanya. Sementara itu, catatan Polres Klaten di wilayah tersebut terdapat sekitar 168 gereja. Adapun 18 diantaranya tercatat memiliki jumlah jemaat yang banyak.
 
"Ada beberapa gereja yang memiliki banyak jemaat diantaranya di Delanggu, Wedi, Kota Klaten dan Wonosari," ucapnya.
 
Selain melakukan penebalan penjagaan di gereja, Polres Klaten juga akan melakukan penyisiran terhadap gereja-gereja untuk mengantisipasi gangguan kamtibmas. Disamping itu, akan ditempatkan personel dari Satreskrim pada tempat-tempat rawan kejahatan.
 
Selepas Natal, Polres Klaten juga akan bersiaga penuh pada tanggal 1, 2 dan 3 Januari. Hal itu terkait dengan perayaan tahun baru yang juga bertepatan dengan weekend.  (foto ryo)

Tribratanews.com – Humas Polres Klaten








Klaten — Komisi Pemilihan Umum (KPU) Klaten kembali mengelar debat publik  putaran ke dua dengan mengambil tema kesejahteraan rakyat di gedung Sunan Pandanaran Klaten pada senin 9 nopember  ketiga pasangan calon (paslon) yang bertarung dalam Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Klaten .pada 9 desember 2015.

Pengamanan yang sangat ketat sudah terlihat dari pagi hari dari jajaran Polres Klaten,TNI bersama Senkom MItra Polri Klaten dengan kuat pesonel 21 personel.Diharapkan dengan jumlah pengamanan cukup akan mengantispasi gejolak keributan antar masing masing pendukung paslon yang terlihat sangat memanas.( rio )



KLATEN – Senin (10/8) malam Polres Klaten menggelar patroli besar-besaran yang melibatkan seluruh satuan fungsi dan Polsek jajaran, serta menurunkan lebih dari 60 kendaraan baik roda 4 maupun roda 2 menyusuri jalan-jalan utama Kabupaten Klaten.
Waka Polres Klaten Kompol Hendri Yulianto selaku pengambil apel dan pemimpin kegiatan menegaskan kegiatan patroli dinilai efektif mengatasi terjadinya tindak pidana, khususnya pada malam hari. Setidaknya, patroli memberikan efek pencegahan sehingga pelaku kejahatan mengurungkan niatnya.“Jadi memang kegiatan patroli skala besar ini betul-betul efektif dalam menekan angka kejahatan konvensional seperti curas, curat dan curanmor,” ujar Hendri.
Patroli besar tersebut dilakukan di jalur-jalur protokol kota , selanjutnya masing-masing Polsek akan dipecah untuk melaksanakan patroli beranting ke wilayah masing-masing. Patroli diutamakan pada jalur rawan kriminalitas. Kegiatan itu diharapkan memberi efek gentar para pelaku kriminal dan memberi rasa aman ke masyarakat. kehadiran Polri di daerah merupakan representasi kehadiran negara di tengah warga untuk memberi rasa aman.
 Patroli ini merupakan tindakan preventif yang secara konsisten akan dilaksanakan Polres Klaten, dengan patroli berskala sedang dan besar yang konsisten dilaksanakan, maka Polres Klaten menargetkan bisa memutus mata rantai kasus pencurian maupun kejahatan konvensional lainnya.

Humas Polres Klaten


Klaten - Guna memantau arus mudik dan balik selama Lebaran 2015, Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Polres Klaten memaksimalkan Closed-circuit television (CCTV) di lokasi rawan kemacetan. Kamera pengintai itu dipasang di ruas Jalan Raya Yogya-Solo yang melewati wilayah Klaten.
“Ada dua CCTV dipasang di utara dan barat yakni di pos polisi depan Rumah Sakit Tegalyoso (RSUP Soeradji Tirtonegoro) dan Karangwuni, Ceper. Satu lagi hendak kita pasang di Prambanan tapi tidak terkejar,” ungkap Kasatlantas Polres Klaten AKP Kemas Indra Natanegara, Sabtu (11/7).
Dikatakannya, untuk wilayah Klaten jumlah ideal kamera pengintai yang terpasang adalah tujuh lokasi. Namun demikian, pihaknya sudah menghitung estimasi arus kendaraan selama Operasi Ketupat Candi, dari H-7 hingga H+7 Lebaran.
“Anggota yang bertugas di Klaten Traffic Management Center (KTMC) akan memeloti CCTV setiap menitnya. Setiap pukul tujuh pagi, satu siang, dan tujuh malam akan melaporkan situasi arus lalu lintas kepada Polda Jateng. Apakah kepadatan kendaraan mengalami peningkatan, normal atau sebaliknya,” katanya.
Selain itu, kedua CCTV bisa di download lewat aplikasi android. Sehingga masing-masing kepala pos pengamanan (Kapospam) dan anggotanya dapat memonitor kepadatan lalu lintas melalui layar ponsel pintar mereka.Humas Polres Klaten
Kapolres Klaten

Dandim 0723 Klaten


Klaten. -- Jelang hari raya Idul Fitri 1436 H / 2015 Polres Klaten menggelar Rapat Koordinasi Lintas sektoral dengan melibatkan SKPD dan seluruh elemen masyarakat yang dilaksanakan pada hari Kamis tanggal 8 Juli 2015 di Aula Satya Haprabu Polres Klaten.Dalam rakor init dihadiri oleh FKPD Klaten serta diikuti oleh Jajaran SKPD Klaten,serta organisasi kemasyarakatan seperti PMI,Senkom Mitra Polri ,Orari,Rapi dan dari kalangan masyarakat,
         Dalam sambutannya, Kapolres Klaten AKBP Langgeng Purnomo, SH. SIK menyampaikan bahwa menjelang perayaan Hari Raya Idul Fitri 2015 / 1436 H, diperlukan sinergitas yang optimal dalam melaksanakan pelayanan prima kepada masyarakat.Polres Klaten akan menerjunkan 2/3 anggotanya dalam operasi ketupat ini. Terutama menyangkut keamanan dan juga kenyamanan masyarakat agar semua elemen bahu membahu turut mendukung adanya Operasi Ketupat Candi ini.Hal ini bertujuan agar perayaan idul fitri kali ini dapat belangsung dengan aman, tertib tenang nyaman dan senyum.
Dalam kesempatan tersebut, Kabag Ops Polres Klaten Kompol Priyo Utomo, S.H. turut menyampaikan pemaparan mengenai rencana pelaksanaan Operasi Ketupat Candi 2015.Dalam arus mudik kali ini berbeda dengan tahun yang lalu ada 19 titik yang mendapat  yang sudah di dampingi pospam,baik rawan laka,pasar tumpah,rawan banjir,kebakaran dan lainnya.Hal tersebut berarti dalam pelaksanaan OPerasi Ketupat, Polri akan senantiasa mengedepankan kegiatan preemtif dan preventif namun tetap tidak melupakan prinsip penegakan hukum.
Komandan Kodim 0723 Letkol Inf Thomas Heru Rinawan yang turut memberikan sambutan dalam kegiatan tersebut menyampaikan bahwa Jajaran Kodim 0723 Klaten siap membantu Polri dalam pelaksanaan Operasi Ketupat Candi 2015 dengan menerjunka anggotanya di posko pengamanan mudik.Dalam kesempatan itu Dandim juga mengajak bahwasanya dalam mudik ini supaya lebih berhati hati terutama para pengguna kendaraan roda 2 yang notabene tiap tahun semaikin meningkat agar tidak di gunakan sebagai tranportasi jarak jauh guna menghindari kecelakaan yang sering terjadi karena kendaraan jenis ini sangat berpotensi menimbulkan kecelakaan.
Kegiatan kemudian dilanjutkan dengan pemaparan materi dari SKPD maupun dinas instansi terkait antara lain Dinas Perhubungan dan komunikasi informasi,Dinas Kesehatan,Linmas,Dinas Pekerjaan Umum,Dinas Perdagangan Industri & Koperasi yang memaparkan kesiapan instansi masing – masing dalam kegiatan pengamanan Idul Fitri 2015 / 1436 H.Serta organisasi yang tergabung dalam kegiatan ini termasuk Senkom Mitra Polri,PMI,Rapi,Orari, dan Pramuka.( rio )


Klaten – Mendukung terlaksananya program prioritas Kapolri dan program quick wins secara optimal dan efektif, Polres Klaten pagi ini, Rabu (29/4) menggelar apel satgas yang akan mengawaki dan melaksanakan program-program tersebut agar dapat terlaksana dengan baik di Polres Klaten.
Kapolres Klaten AKBP Langgeng Purnomo SIK, MH selaku pengambil apel dalam amanatnya menyampaikan Polres Klaten membentuk 7 satua tugas yang akan mendukung program Kapolri sesuai kompetensi tugasnya, ketujuh satuan itu yaitu : Satgas rawan kamtibmas, satgas brantas premanisme dan kejahatan jalanan, satgas basmi narkoba dan perjudian, Satgas berantas korupsi, Satgas sikat ilegal fishing, Satgas tumpas terorisme dan Satgas Polri bersih.

“ Saya perintahkan kepada seluruh anggota Polres Klaten untuk melaksanakan tugas dengan optimal dan penuh tanggung jawab, serta dilandasi komitmen moral yang tinggi” tegas Kapolres.
Kapolres juga menekankan untuk anggota Polres Klaten dapat bertindak tegas namun humanis terhadap setiap pelanggaran yang berpotensi menimbulkan gangguan kamtibmas.
Seusai apel, Satgas 1 dan 2 yang dipimpin oleh Kabag Ops Kompol Priyo Utomo langsung menggelar patroli gabungan menyisir jalan di wilayah jalur utama Kabupaten Klaten.

Humas Polres Klaten

Klaten – Ribuan pengendara baik roda dua maupun roda empat terjaring selama pelaksanaan Operasi Simpatik Candi 2015, pada 1 hingga 21 April. Operasi ini bertujuan untuk menciptakan situasi aman dan tertib berlalu-lintas.
 
“Selama 21 hari digelarnya Operasi Simpatik Candi 2015, Polres Klaten menindak sebanyak 6.383 pengendara. Dari ribuan pengendara itu, didominasi pengendara roda dua yang tidak melengkapi diri dengan SIM atau STNK,” kata Kasubbag Humas Polres Klaten, AKP Sugeng Handoko, Rabu (22/4).
Dari 6.383 penindakkan, AKP Sugeng menjelaskan, 1.897 pengendara diantaranya ditilang, sedangkan 4.486 pengendara mendapatkan teguran. Selain tilang dan teguran, Polres Klaten juga mengamankan sebanyak 1.437 STNK, 408 SIM dan 46 kendaraan roda dua.
 
“Adapun rician jumlah kendaraan yang ditindak antara lain, 1.798 unit sepeda motor, 16 mobil penumpang, 25 mobil bus, dan 58 mobil barang. Total ada 1.897 kendaraan,” jelasnya.
 
Sedangkan pelaku pelanggaran berdasarkan pekerjaannya, Kasubbag Humas Polres Klaten menyebutkan, didominasi oleh pegawai swasta dan Pegawai Negeri Sipil (PNS), dengan rincian pegawai swasta sebanyak 643 pelanggar, PNS sebanyak 170 pelanggar, pelajar sebanyak 119, sopir 99, anggota Polri 21, dan lain-lain sebanyak 845 pelanggar.
 
“Target operasi ini untuk meningkatkan kesadaran masyarakat tentang kelengkapan dan keamanan berkendara. Tidak ada keistimewaan bagi para pelanggar, termasuk anggota Polri. Semua yang melanggar kami tindak,” katanya.
Humas Polres Klaten

Semarang -- Guna meningkatkan kapasitas kemampuan pemuda mitra Kamtibmas, jajaran Dirbinmas Polda Jawa Tengah mengadakan Workshop pelatihan Kader pemuda Mitra Kamtibmas pada hari rabu 11 Maret 2015 yang bertempat di Aula gedung BKK Jl. Supriyadi Semarang dengan tema "Kepedulian pemuda terhadap lingkungan dalam perannya mewujudkan Kamtibmas di Jawa Tengah".

Kegiatan Workshop ini diikuti oleh 168 peserta yang merupakan kiriman dari masing-masing Polres yang ada di Polda Jateng. Adapun Polres Klaten mengirimkan 4  peserta kader pemuda mitra Kamtibmas yang terdiri dari Senkom Mitra Polriw2 peserta yakni Rusgiyanto dan Suhartono, dan 2 peserta dari Mahasiswi Unwidha Klaten yakni Trianingsih dan Endang Sulestari.

Dalam sambutanya, Dir Binmas Polda Jawa Tengah Kombes Pol Drs. M. Agus Sunaryo ketika membuka acara Workshop ini mengungkapkan bahwa kegiatan pelatihan ini adalah sebagai wujud kontribusi Polda Jateng dalam membina para kader pemuda mitra Kamtibmas agar memiliki jiwa kepemimpinan, matang dalam manajemen, mampu berwirausaha serta teguh dalam kemandirian. Hadir sebagai nara sumber adalah kepala Basarnas Jawa Tengah Agus Haryono, SE. MBA, Kepala badan lingkungan hidup Jawa Tengah Agus Sriyanto, dan Kanit II Subdit IV Dit reskrimsus Polda Jateng Kompol Allen Sirait, SH.

Materi yang disampaikan oleh Agus Haryono, SE. MBA selaku kepala Basarnas Jawa Tengah adalah bahwasanya tugas pokok Basarnas sesuai dengan UU No. 29 Tahun 2014 adalah hanya melakukan pencarian dan pertolongan pertama serta penyelamatan jiwa, Adapun selanjutnya diserahkan kepada instansi terkait. Namun dalam prakteknya di lapangan Basarnas tidak akan kaku seperti itu. Agus Haryono, SE. MBA juga menambahkan bahwa salah satu syarat/ UU Internasianal adalah bahwa suatu negara untuk manjadi anggota PBB adalah harus memiliki pelayanan SAR yang dikoordinir oleh Pemerintah. Sedangkan Anggota SAR Jawa tengah saat ini berjumlah 126 Personil yang artinya masih sangat minim untuk menangani kecelakaan maupun kebencanaan di Jateng yang wilayahnya sangat luas sehingga Basarnas berharap peran serta dari elemen Masyarakat termasuk didalamnya adalah para kader pemuda Mitra Kamtibmas.

Sedangkan Agus Sriyanto selaku Kepala Badan Lingkungan Hidup Jawa Tengah menyampaikan materi berkaitan dengan Ekosistem Alam antara lain tentang kondisi sumber daya alam di Jawa Tengah, Permasalahan lingkungan di Jawa tengah, kebijakan pengelolaan lingkungan hidup, Program kegiatan urusan wajib lingkungan hidup, upaya pengelolaan lingkungan hidup di Jawa Tengah, dan upaya perbaikan alam serta tentang hak, kewajiban dan pentingnya peran serta masyarakat dalam pengelolaan lingkungan hidup berdasarkan UU No. 32 Tahun 2009.

Sebagai nara sumber yang terakhir Kompol Allen Sirait, SH selaku Kanit II Subdit IV Dit Reskrimsus Polda Jateng memaparkan tentang ketentuan umum meliputi Pertambangan, Penambangan, Pengolahan dan Pemurnian, Pengangkutan, penjualan, reklamasi, wilayah pertambangan, dan wilayah penambangan rakyat. Kompol Allen Sirait, SH juga menjelaskan tentang Usaha pertambangan, izin usaha pertambangan, serta tentang ketentuan pidana pertambangan.

Pada acara penutupanya Dir Binmas Polda Jateng Kombes pol Drs. M. Agus Sunaryo mengucapkan terima kasih dan memberikan apresiasi kepada semua peserta Workshop dan beliau mengharapkan kepada semua peserta pelatihan kader pemuda mitra kamtibmas bisa menyampaikan hasil Workshop kepada para pemuda dan juga warga masyarakat dimana saja peserta bertempat tinggal. ("Rus)


Klaten - Kecelakaan lalu lintas di Klaten selama 2014 lalu terjadi sebanyak 896 kejadian, dari sekian kejadian 144 orang korbannya adalah pelajar, dari kejadian itu, Jumat (27/2), Satlantas Polres Klaten menggelar program sosialisasi safety riding atau cara aman berkendara kepada guru dan siswa SMA/sederajat se-Kabupaten Klaten di Aulasatya Haprabu, Mapolres Klaten.
Hadir dalam acara tersebut adalah Prof. DR. Suteki, guru besar fakultas hukum Universitas Diponegoro selaku pembicara yang menyosialisasikan Undang-undang nomor 22 tahun 2009 tentang lalu lintas dan angkutan jalan.
Kapolres Klaten AKBP Langgeng Purnomo SIK, MH menyampaikan acara ini diselenggarakan demi menekan kasus kecelakaan lalu-lintas yang melibatkan pelajar, ”Kami ingin menekankan, bahwa aturan-aturan berkendara itu penting bukan hanya untuk satu pengendara, melainkan juga pengendara lainnya. Jika semua pengendara mentaati aturan berlalu-lintas maka kemungkinan terjadinya kasus kecelakaan bisa diminimalisir,” terang dia.


Dalam acara tersebut Polres Klaten mengundang 1 orang guru dan 2 orang siswa dari seluruh SMA/sederajat di seluruh Kabupaten Klaten untuk nantinya diangkat sebagai duta pelopor keselamatan berlalu lintas, para duta keselamatan laulintas tersebut menerima penyematan pin keselamatan berkendara langsung dari Kapolres Klaten.
Dalam acara yang sama, Kasat Lantas Polres Klaten AKP Ari Trestiyawan mengungkapkan pelatihan safety riding ini akan segera diagendakan dan dilaksanakan pada bulan Maret mendatang.

Humas Polres Klaten



Klaten – Kapolres Klaten AKBP Langgeng Purnomo SIK, MH mengatakan perpaduan antara kearifan lokal, Polmas guna membangun restorative justice, merupakan konsep yang perlu dipahami dan menarik untuk diterapkan dalam kehidupan masyarakat, khususnya di Kabupaten Klaten, karena hal tersebut bermanfaat besar dalam pelaksanaan tugas kepolisian.
Hal itu disampaikan Kapolres Klaten dihadapan 500 orang peserta dan hadirin dari TNI,Polri,instansi,Senkom,Dai Kamtibmas dll, selaku narasumber dalam seminar nasional bertema “Penegakan hukum, kearifan lokal, dan Perpolisian masyarakat (Polmas) menuju Restorative Justice” yang dilaksanakan Rabu (25/2) di Pendopo Kabupaten Klaten.
“Polres Klaten berupaya mengangkat kearifan lokal Klaten yang ada pada Patembayatan dalam melaksanakan tugas kepolisian sehari-hari, dengan patembayat yang mengedepankan gotong royong dan saling tolong menolong, kami harapkan adanya kebersamaan dan sinergitas antara Polri dan masyarakat di semua elemen untuk menciptakan keamanan dan ketertiban di Kabupaten Klaten” urainya.
Sementara pembicara dalam seminar itu, Guru Besar FH Undip Prof Erlyn Indarti menjelaskan, implementasi restorative justice memang perlu mengangkat atau selaras dengan kearifan lokal, sebab kearifan lokal terus hidup di tengah masyarakat.
Adanya restoratifve Justice yang mengedepankan kearifan lokal dan Polmas ini mengutamakan keselamatan publik yang dicapai melalui pemeliharaan perdamaian oleh seluruh elemen masyarakat, lanjutnya.
Di tempat yang sama, H. Syamsuddin Asyrofi, MM, menambahkan adanya pemberdayaan masyarakat dalam menuju restorative justice dari nilai-nilai yang ada pada masyarakat itu sendiri, akan efektif dalam membangun kamtibmas yang kondusif dan bermartabat.
Dari Prof Yusriyadi, Pakar hukum dari Undip tersebut menegaskan bahwa restorative justice tidak hanya harapan belaka. Tetapi benar-benar dapat tercipta, asal ada sinergitas dari masyarakat serta kesungguhan dan kelanggengan dari petugas kepolisian.

Humas Polres Klaten