.

.
Select Menu

Favourite

POSKO SENKOM KLATEN BASEMENT JANU PUTRA PASARAYA KLATEN

PUSAT

SENKOM INFORMATION CENTER

SPACE IKLAN

POLDA

KLATEN

BERITA

SPONSOR

SPONSOR

TELEMATIKA

JAWA TENGAH

RESCUE

INFO

Jakarta | senkomklaten.org — Badan Narkotika Nasional (BNN) menggelar Pertemuan Nasional Organisasi Kemasyarakatan (Ormas) dalam rangka penguatan program Pencegahan, Pemberantasan, Penyalahgunaan, dan Peredaran Gelap Narkoba (P4GN). Kegiatan ini dihadiri hampir 40 organisasi kemasyarakatan, salah satunya Senkom Mitra Polri, pada Rabu, 5 November 2025, di Ruang Rapat Muhammad Hatta Lt. 7 Gedung BNN.



Dalam laporannya, Plt. Deputi Pemberdayaan Masyarakat BNN RI, Drs. Yuki Ruchimat, M.Si., menyampaikan bahwa kegiatan ini menjadi momentum untuk memperkuat sinergi dan kolaborasi antar elemen masyarakat dalam upaya pencegahan penyalahgunaan narkoba.



“P4GN tidak akan berjalan optimal tanpa keterlibatan aktif masyarakat. Oleh karena itu, kami ingin memperkuat jejaring dan memastikan setiap organisasi mampu menjadi agen perubahan di lingkungannya,” ujar Yuki.



Dalam sambutannya, Kepala BNN Komjen Pol. Drs. Suyudi Ario Seto, S.I.K., S.H., M.Si. menegaskan bahwa narkoba saat ini bukan lagi sekadar masalah hukum, tetapi sudah menjadi ancaman serius bagi kemanusiaan, kebangsaan, dan masa depan generasi muda Indonesia. Berdasarkan data prevalensi tahun 2023, penyalahgunaan narkoba di Indonesia telah mencapai 1,73 persen atau sekitar 3,3 juta orang.



“Perang melawan narkoba tidak bisa dilakukan sendiri. Diperlukan kerja sama seluruh pihak pemerintah, aparat, dunia pendidikan, dan masyarakat,” tegas Komjen Suyudi.




Beliau menambahkan bahwa BNN terus memperkuat strategi melalui program Desa Bersinar (Desa Bersih Narkoba), integrasi edukasi bahaya narkoba dalam kurikulum sekolah, serta tes urin nasional bagi ASN. Selain itu, BNN juga memperluas layanan rehabilitasi melalui mobil layanan keliling dan tele-rehabilitasi untuk mempermudah akses masyarakat.



Dalam sesi materi, Abdul Gafur, S.STP., M.Si., Direktur Ormas Kemendagri, memaparkan pentingnya peran ormas dalam mendampingi pelaksanaan program P4GN di kementerian, lembaga, dan daerah guna mewujudkan desa atau kelurahan bersinar.



Sementara Prof. Owin Jamasy menyoroti strategi pemberdayaan ormas dalam implementasi Permendagri No. 12 Tahun 2019, dengan menekankan pentingnya peningkatan kapasitas pengetahuan dan keterampilan masyarakat.



Adapun Drs. Yuki Ruchimat, M.Si., Direktur Pemberdayaan Masyarakat BNN, menjelaskan bahwa pemerintah terus hadir dalam upaya pemberantasan narkoba sebagai bagian dari Asta Cita pembangunan nasional.



Ditemui usai acara, Ketua Harian Senkom Mitra Polri, Arif Hidayat, S.I.A., menyampaikan komitmen organisasinya dalam mendukung gerakan nasional anti-narkoba.



“Senkom Mitra Polri berkomitmen menjadi mitra strategis dalam menjaga ketahanan sosial masyarakat. Melalui jaringan anggota di seluruh Indonesia, kami siap mendukung program BNN dalam edukasi dan sosialisasi bahaya narkoba hingga ke tingkat desa,” ujar Arif Hidayat.



Ia menambahkan, kolaborasi antara ormas dan pemerintah menjadi kunci dalam membangun kesadaran kolektif di masyarakat.



“Pencegahan harus dimulai dari keluarga dan lingkungan sekitar. Kami percaya, dengan sinergi yang kuat, Indonesia Bersinar bukan sekadar slogan, tetapi gerakan nyata menuju Indonesia Emas 2045,” imbuhnya.



Dengan keterlibatan aktif berbagai organisasi masyarakat, diharapkan sinergi dalam pelaksanaan program P4GN dapat semakin optimal untuk mewujudkan Indonesia Bersih Narkoba (Bersinar). (Dwi
Jakarta | Senkom.or.id. Ketua Umum Senkom Mitra Polri Katno Hadi didampingi Sekretaris Jenderal Nedy Wilbhara menghadiri HUT Bhayangkara ke-78 di Lapangan Silang Monas, Jakarta, Senin (1/7). Presiden Joko Widodo bertindak sebagai Inspektur Upacara. 
Dalam amanatnya, Presiden Jokowi berpesan Polri untuk terus menjaga kepercayaan publik dan menjadi perekat persatuan bangsa. Ia mengapresiasi hasil survei kepercayaan publik terhadap Polri meningkat. 

“Saya senang beberapa survei terbaru menunjukkan citra Polri yang semakin baik. Bahkan menempati urutan tertinggi kedua,” ujar Mantan Gubernur DKI Jakarta itu. 

Menanggapi hal itu, Katno Hadi mengungkapkan, pencapaian itu menunjukkan bahwa Polri telah bekerja keras dalam meningkatkan pelayanan kepada masyarakat. Ini adalah hasil dari dedikasi dan profesionalisme seluruh anggota Polri. 

“Sebagai Mitra Polri, Senkom akan terus berkolaborasi untuk mendukung Polri dalam menjaga kepercayaan publik melalui berbagai program dan kegiatan yang bermanfaat bagi masyarakat,” ujarnya. 

Ia mengungkapkan, perayaan yang dihelat di Lapangan Silang Monas itu menunjukkan semangat dan komitmen Polri untuk terus hadir di tengah masyarakat. “Selamat ulang tahun Bhayangkara ke-78. Kami sangat mengapresiasi upaya Polri dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat. Senkom Mitra Polri selalu siap mendukung tugas-tugas Polri demi terciptanya keamanan dan ketertiban yang kondusif," tambahnya. 

Katno Hadi mengungkapkan, Senkom Mitra Polri berkomitmen untuk mendukung kinerja Polri dalam menciptakan keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas), terutama menjelang Pilkada serentak. 

“Kami akan meningkatkan koordinasi dengan Polri, memperkuat sosialisasi tentang pentingnya menjaga ketertiban selama proses Pilkada. Selain itu mengajak masyarakat untuk berpartisipasi aktif dalam menjaga situasi yang aman dan damai,” paparnya. 

“Senkom juga akan mengerahkan anggota untuk membantu pengawasan dan pemantauan di lapangan guna memastikan Pilkada berlangsung dengan aman dan tertib," tambahnya. 

Tampak hadir dalam kegiatan itu, Ibu Negara Iriana Joko Widodo, Wakil Presiden RI Makruf Amin beserta istri, Menteri Pertahan sekaligus Presiden Terpilih Prabowo Subianto, Petinggi Polri dan para purnawirawan Polri. (*)

Foto : Okezone


Jakarta — Presiden Joko Widodo secara resmi melantik Komisaris Jenderal Budi Gunawan menjadi Kepala Badan Intelijen di Istana Negara, Jakarta, Jumat (9/9). Budi yang sebelumnya menjabat Wakil Kepala Polri resmi menggantikan Letnan Jenderal (Purn) Sutiyoso.
Berdasarkan pantauan CNNIndonesia.com, Jokowi membacakan Keputusan Presiden (Keppres) Nomor 102/2016 untuk mengukuhkan jabatan Budi sebagai Kepala BIN sekitar pukul 17.44 WIB. Setelah Keppres dibacakan, dilanjutkan dengan pengambilan sumpah jabatan.
“Demi allah saya bersumpah bahwa saya akan setia kepada Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) yang berdasarkan Pancasila dan UUD 1945, bahwa saya akan menjunjung tinggi HAM, demokrasi, dan supremasi hukum, bahwa saya akan menjalankan tugas dan wewenang dalam jabatan saya dengan sungguh-sungguh,” Budi mengucap sumpah mengikuti Presiden.
Sumpah itu juga berbunyi, “Saya akan menjunjung tinggi kode etik intelijen negara di setiap tempat, waktu dan dalam keadaan bagaimanapun juga, bahwa saya pantang menyerah dalam menjalankan tugas dan kewajiban jabatan saya, bahwa saya akan memegang teguh segala rahasia intelijen negara, dalam keadaan bagaimanapun juga.”
Pelantikan Budi dihadiri sejumlah pejabat tinggi negara, baik dari unsur eksekutif, legislatif maupun yudikatif. Ketua Umum DPP PDIP Megawati Soekarnoputri ada di antara tamu yang menyaksikan pelantikan Budi.
Selain itu, Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama juga turut hadir. Sutiyoso yang baru saja menyerahkan jabatan Kepala BIN terlihat bersalam-salaman usai pelantikan Budi.
Sebelum pelantikan, Jokowi membacakan Keputusan Presiden tentang pemberhentian Sutiyoso.
Pelantikan Budi berjarak satu pekan sejak pimpinan DPR menerima surat pencalonannya sebagai Kepala BIN dari Jokowi. Atas surat itu, Komisi I DPR menggelar uji kelayakan dan kepatutan terhadap Budi secara tertutup.
Pada forum itu, Budi memaparkan strategi yang hendak ia terapkan di BIN untuk menghadapi potensi ancaman negara, baik dari dalam maupun luar negeri.
“Jika saya diberi kepercayaan sebagai Kepala BIN, maka saya akan melakukan program optimalisasi menuju BIN yang semakin profesional, objektif dan berintegritas,” ujarnya.
Usai fit and proper test selama dua jam, sepuluh fraksi di Komisi I DPR dengan suara bulat meloloskan Budi menjadi orang nomor satu di Pejaten, markas besar BIN.
“Setelah mendengarkan paparan visi dan misi serta pandangan fraksi-fraksi dari anggota terhadap calon Kepala BIN, maka rapat internal Komisi I memutuskan memberikan pertimbangan saudara Budi Gunawan layak dan patut sebagai Kepala BIN menggantikan Sutiyoso,” kata Ketua Komisi I DPR Abdul Kharis Almasyhari.
Kamis kemarin, rapat paripurna DPR pun mengetuk palu tanda persetujuan Budi Gunawan sebagai Kepala BIN.
Budi tercatat sebagai Kepala BIN ketujuh sejak restrukturisasi Badan Koordinasi Intelijen negara pada era pemerintahan Abdurrahman Wahid. Ia merupakan perwira kepolisian kedua yang memimpin BIN setelah Jenderal (Purnawirawan) Sutanto. CNN Indonesia


Senkom Mitra Polri ikuti apel bela negara

Jakarta - Kementerian Pertahanan (Kemhan) mengadakan Apel Gelar Nasional Bela Negara 2016 yang berlangsung di Lapangan Silang Monas, Jakarta, Selasa (23/8) pagi.
Kegiatan ini dilaksanakan dalam rangka melanjutkan Gerakan Nasional Bela Negara yang telah dicanangkan Presiden Jokowi pada peringatan Hari Bela Negara 19 Desember 2014. Apel diiikuti sebanyak 10.000 peserta yang terdiri dari kementerian/lembaga terkait, TNI, Polri, Forum Bela Negara, Pramuka, Menwa, Linmas, Mahasiswa, Ormas, Organisasi pemuda, siswa/pelajar dan komponen bangsa lainnya.

Apel juga bertujuan membangun dan meningkatkan rasa kebersamaan, semangat dan wawasan kebangsaan, membangun kesadaran bela negara kepada seluruh bangsa Indonesia, guna menjamin kesamaan langkah dan tindakan.

Adapun nilai yang dikembangkan adalah nasionalisme, kenegaraan dan kebangsaan untuk membangun sistem pertahanan negara. Hal ini terurai dalam lima dasar bela negara yaitu, cinta Tanah Air, sadar berbangsa dan bernegara, yakin akan Pancasila sebagai ideologi negara, rela berkorban untuk bangsa dan negara serta memiliki kemampuan awal bela negara.

Di samping itu, melalui kegiatan apel dengan tema "Indonesiaku Tercinta, kan Kubela Sepanjang Masa" ini diharapkan mampu menjadi media dalam rangka meningkatkan dan menggugah kesadaran bela negara seluruh bangsa Indonesia. Selain itu, mewujudkan pembangunan karakter bangsa Indonesia sebagai potensi dalam pembangunan sistem pertahanan negara yang bersifat semesta.

Menteri Pertahanan (Menhan) Ryamizard Ryacudu yang bertindak sebagai inspektur apel, membacakan sambutan tertulis dari Presiden Joko Widodo (Jokowi).

"Saya mengajak seluruh rakyat Indonesia belajar dari sejarah untuk melihat tantangan-tantangan kekinian, apalagi saat ini kita tengah berada di era globalisasi," kata Ryamizard.
Keterbukaan dan perubahan sangat cepat dalam era globalisasi. Kompetisi antar negara dan kawasan begitu ketat.

"Era di mana mobilitas orang dan barang sedemikian cepat, seolah bergerak tanpa batas," ujar Ryamizard.
Di era globalisasi, bukan berarti kepentingan nasional ditanggalkan, rasa nasionalisme dan semangat bela negara menurun. "Justru dalam menghadapi globalisasi, kita harus terus membangun, perbarui nasionalisme kita untuk tetap relevan dengan semangat zaman. Sehingga, Indonesia bisa bangkita dan berdiri sejajar dengan bangsa-bangsa lain," ucap Ryamizard.

Revolusi karakter mental bangsa harus berani dilakukan. "Dari karekter mental pesimis menjadi optimis, pasif jadi kreatif, konsumtif jadi produktif. Kita harus bangun karakter mental yang memiliki daya juang tinggi, tidak takut bersaing, pantang menyerah," tegas Ryamizard.

"Kita ingin Indonesia menjadi negara maju, menjadi bangsa pemenang."
Seluruh warga dengan berbagai profesi seperti petani, pedagang kecil, pengusaha, pelajar, bidan, buruh, dosen, PNS, kepala daerah dan anggota legislastif perlu secara bersama-sama mewujudkan kecintaan kepada Tanah Air, bangsa dan negara.
"Bekerja keras, bekerja nyata di bidang saudara masing-masing. Sehingga Indonesia menjadi negara maju dan betul-betul diperhitungkan. Jadilah yang terbaik di bidang masing-masing," kata Ryamizard.suara pembaharuan


Salam komando dengan Kapolri

JAKARTA -- Presiden RI Joko Widodo resmi melantik Komjen Pol Suhardi Alius sebagai Kepala Badan Nasional Penanggulangan Teroris (BNPT).  Acara pelantikan dilakukan di  Istana Negara, Jakarts, Rabu (20/7/2016) pagi.

Suhardi dilantik dengan Keputusan Presiden RI Nomor 70/TPA Tahun 2016 tentang pemberhentian dan pengangkatan pejabat pimpinan tinggi utama di lingkungan BNPT.

Sejumlah anggota Kabinet Kerja dan pimpinan lembaga tampak sudah hadir. Di antaranya Mendagri Tjahjo Kumolo, Menteri KKP Susi Pudjiastuti, Menkes Nila F Moeloek, Menteri Agraria Ferry Mursyidan Baldan. Hadir juga Kapolri Jenderal Tito Karnavian. Hadir juga pimpinan MPR RI Zulkifli Hasan dan Oesman Sapta, Wakil Ketua DPR Fadli Zon, Ketua MA Hatta Ali, Ketua DPD Irman Gusman, Wakil Ketua KPK Basaria Pandjaitan serta Gubernur DKI Basuki Tjahaja Purnama.


Jakarta - Menteri Perhubungan Ignasius Jonan menutup posko angkutan lebaran terpadu tahun 2016. Dia berterima kasih karena di 3 moda angkutan transportasi tidak terjadi kecelakaan."Sebelum ditutup, kepada semua instansi yang bertugas dan turut membantu ikut serta dalam posko angkutan lebaran yang telah bekerja keras saya ucapkan terimakasih karena telah mensukseskan angkutan lebaran 2016," kata Menhub dalam apelnya, di kantor Kemenhub, Jl Medan Merdeka Barat, Jakarta Pusat, Senin (19/7/2016).Menhub berterima kasih kepada moda transportasi angkutan Laut, Udara dan Kereta Api karena tidak ada korban meninggal selama mudik lebaran. "Untuk moda angkutan laut, udara dan kereta api, selamat atas keberhasilannya selama 2 tahun terakhir tidak menimbulkan korban jiwa maupun kecelakaan selama pelaksanaan mudik," ujar dia.Meski begitu, Menhub tidak memungkiri masih ada kecelakaan yang terjadi di jalan raya dan mayoritas kecelakaan terjadi melibatkan kendaraan bermotor roda dua.Dia juga meminta agar sosialisasi mudik gratis bagi pengendara motor untuk ditingkatkan. "Dari data di posko pemantauan hingga H+7 masih 70 persen kecelakaan di jalan raya melibatkan kendaraan bermotor khususnya roda dua. Hal ini bukan berarti tidak bisa dikurangi dengan memberikan pelayanan transportasi yang baik, tapi masih banyak ruang luas untuk kita memperbaiki diri khususnya di program pemerintah untuk mudik gratis bagi pengendara motor," ungkap Menhub."Tahun ini 30 ribu kuota motor yang kami berikan untuk mudik gratis pengguna motor tidak seluruhnya habis, bahkan kurang dari 80 persen lebih dan ini menjadi refleksi sosialisai untuk pemberian pemahaman kepada masyarakat guna memanfaatkan mudik gratis," imbuhnya.sumber : detik.com


Kakorlantas pantau arus mudik di Nagreg

Semarang - Selama arus mudik dan balik Lebaran tahun 2016 ini, tercatat jumlah kecelakaan menurun dibandingkan tahun 2015 lalu. Meski demikian, Kakorlantas Mabes Polri, Irjen Pol Agung Budi menganggap jumlahnya masih tinggi.Agung Budi, dari siang hingga sore tadi mengumpulkan Kapolres Pantura Jateng di Mapolrestabes Semarang untuk evaluasi operasi Ramadniya. Pihaknya ingin menanyakan langsung masalah selama arus mudik dan balik, terutama pada masa operasi Ramadniya 30 Juni hingga 15 Juli 2016."Saya ingin menanyakan langsung masalah kepada Kapolres di Pantura untuk bisa ambil langkah solusi," kata Agung di Mapolrestabes Semarang, Selasa (19/7/2016).Agung mengatakan secara nasional, kecelakaan lalu lintas menurun 6%, sedangkan kecelakaan yang menyebabkan korban meninggal dunia turun 19% dari 657 kejadian pada tahun 2015 menjadi sekitar 547 kejadian."Walau turun, masih prihatin karena masih tinggi," tandasnya.Dari kecelakaan yang menyebabkan meninggal dunia, lanjut Agung, mayoritas korbannya adalah pengendara motor. Agung berharap tahun depan banyak pemudik yang beralih ke transportasi umum, namun dengan didukung pemerintah daerah yang melengkapi fasilitas angkutan umum hingga pedesaan."Mayoritas 67% (korban) yang menggunakan sepeda motor. Bagaimana bisa kurangi (pengendara) motor tahun depan? Moda angkutan di Pemda juga ditingkatkan. Nanti mau tidak naik motor tapi di kampung tidak ada angkutan," terangnya.Sementara itu khusus di Jawa Tengah, jumlah total kecelakaan ada 694 kejadian, turun dari tahun sebelumnya yang mencapai 835 kejadian. Sedangkan korban meninggal ada 41 orang."Kalau yang di Kabupaten Batang (Bus Kramat Djati menabrak truk) hari Sabtu malam dimasukkan, korbannya jadi total 47. Tapi itu sesudah selesai operasi Ramadniya," kata Kapolda Jateng, Irjen Pol Condro Kirono.Terkait penanganan kepadatan kendaraan pada arus mudik tahun depan, Kakorlantas sudah berkoordinasi dan melakukan evaluasi bersama dengan kementerian. Salah satu jalan keluar yaitu membuat underpass di perlintasan kereta di Klonengang, Karangsawah, dan Prupuk."Underpass awal tahun ini dikerjakan. Bayangkan tiap 20 menit ada kereta lewat, itu penting," tegas Agung.Terkait tol, tahun depan pemudik bisa melintas lewat tol hingga Pemalang. Sedangkan sampai Semarang diprediksi sudah bisa dilewati secara fungsional walau belum rampung pengerjaan namun dengan syarat sarana prasarana sudah bisa memadai."Sampai Semarang fungsional bisa dilewati tapi tidak bayar. Kalau bisa dilewati harus dilengkapi sarana prasarana. Kalau tidak ada petunjuk jalan bisa celaka juga," pungkas Agung.sumber : detiknews.com


Jakarta -- Jendral Pol Tito Karnavian resmi di lantik oleh Presiden Republik Indonesia Joko Widodo sebagai Kapolri menggantikan Jendral Bradotin Haiti di Istana Negara rabu,13 juli 2016.

Kapolri Tito Karnavian mendapat dua pesan dari Presiden Joko Widodo. Pertama, menjaga persatuan, kekompakan, soliditas internal polri sebagai fondasi yang kokoh dan kuat dalam menjalankan tugas yang diberikan negara. Kedua, melakukan reformasi polri secara menyeluruh dan konsisten.

Segenap Pengurus dan anggota Senkom Mitra Polri Kabupaten Klaten mengucapkan " Selamat dan Sukses atas di lantiknya Jendral Tito Karnavian sebagai Kapolri ". Sumber Foto : biro pers Istana Negara

KLATEN - Selain memperbaiki jalur alternatif, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Klaten juga mempersiapkan jalur lingkar barat Delanggu.
Jalur tersebut digunakan untuk mengurai kemacetan di jalur utama Yogya-Solo yang sering mengalami kepadatan lalulintas saat okupansi kendaraan meningkat.
Sekretaris Daerah (Sekda) Klaten, Jaka Sawaldi mengatakan saat terjadi penumpukan kendaraan di Delanggu, jalur tersebut dapat difungsikan untuk pengalihan arus kendaraan dengan tonase rendah.
Kendati demikian, pengalihan kendaraan tetap dibatasi lantaran perbaikan di jalur lingkar barat Delanggu belum sepenuhnya selesai.
“Betonisasi jalur lingkar baru mencakup mulai dari Terminal Delanggu sampai persimpangan Desa Mendak. Untuk Mendak ke Jalan Yogya-Solo melalui simpang Dutayasa masih cukup bagus, namun belum siap untuk digunakan kendaraan berat,” paparnya, Minggu (12/6/2016).
Hal ini lantaran upaya betonisasi jalur lingkar barat Delanggu tahap kedua molor sehingga tidak dapat terselesaikan sebelum lebaran. Betonisasi tahap kedua tersebut dianggarkan Rp 12 miliar dari APBD Klaten 2016.

“Saat ini belum dapat terealisasi karena belum lelang di ULP (Unit Layanan Pengadaan). Namun kami berharap proyek ini segera terealisasi karena jalur tersebut sangat dibutuhkan,” katanya. (Sumber)

SEMARANG--Jalan tol seksi III Bawen-Salatiga kemungkinan belum bisa dimanfaatkan untuk jalur mudik pada Lebaran nanti.Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo mengatakan tidak akan memaksakan pengoperasian jalan tol yang merupakan bagian dari ruas tol Semarang-Solo tersebut.[PR] Daftarkan Diri Anda Menjadi Nasabah Istimewa di Sini"Progress tetap didorong. Paralel dengan itu, uji kelayakan juga dilakukan. Nanti dari hasil uji teknis, baru kita statement ke publik, apakah ini layak digunakan apa tidak. Kalau nggak, ya nggak boleh dipaksa," tuturnya seperti dikutip dari laman resmi, Rabu (8/6/2016).Dia menilai akan sangat berbahaya jika jalan tol tersebut dipaksakan untuk segera dioperasikan. Menurutnya, pemudik dapat menggunakan laur lain yang sudah disiapkan keamanan dan kenyamanannya."Buat apa kita memaksakan satu jalur, tapi keamanannya mengancam. Kan bahaya. Lebih baik dituntaskan sampai betul-betul siap. Kalau siap, kita langsung pakai. Kalau tidak layak ya jangan," katanya.Dia menuturkan akan diadakan rapat untuk memastikan area atau jalur-jalur yang disiapkan untuk dilintasi pemudik dalam waktu dekat ini. Termasuk, sambungnya, mengenai perkembangan pembangunan jalan tol Bawen-Salatiga tersebut.bisnis.com

Solo - Tol Solo-Kertosono (Soker) ruas Solo-Sragen sepanjang 25 kilometer (km) akan dioperasikan untuk jalur arus mudik dan arus balik Lebaran 2016. Karena belum sepenuhnya jadi, maka operasional dilakukan secara darurat untuk mengurai kemacetan di dalam Kota Solo. Jalur tersebut akan digratiskan dan hanya beroperasi pada siang hari karena belum ada penerangan lampu."Kami ditugasi oleh Kementerian PUPR untuk menyiapkan ruas tol Solo hingga Sragen sebagai alternatif jalur mudik secara terbatas sepanjang 25 Km. Biaya operasional sepenuhnya dalam tanggungan kami. Baru ruas itu yang bisa digunakan karena ruas Sragen-Ngawi masih terkendala pembebasan lahan," ujar David Wijayatno, Dirut PT Solo Ngawi Jaya selaku pelaksana proyek tol ruas Solo-Ngawi, kepada wartawan di sela koordinasi persiapan jalur mudik Lebaran 2016 di Solo, Selasa (7/6/2016).David mengakui ruas tersebut belum sepenuhnya jadi. Perkerasan bidang jalan sebagian sudah beton penuh namun sebagian masih lantai kerja atau dalam pengerjaan. Selain itu juga belum ada penerangan jalan dan masih banyak persimpangan sebidang dengan jalan kampung. Karena itulah pengoperasiannya akan dilakukan secara darurat dan digratiskan. Hanya kendaraan roda empat jenis kecil yang boleh melintas dengan kecepatan maksimal 60 KM/Jam."Pintu masuk dari arah Solo dari kawasan Klodran. Bisa keluar tol di Kemiri (Karanganyar) atau di Pungkruk (Sragen). Dioperasikan secara darurat dan hanya mulai pukul 06.00 hingga 18.00 WIB dari H-7 hingga H+7 Lebaran. Kami akan melakukan patroli penuh, berkoordinasi dengan RS terdekat dan menyediakan kendaraan derek. Semua proyek pengerjaan tol kami liburkan selama ruas itu digunakan untuk jalur alternatif mudik," lanjutnya.Sementara itu Kabid Lalu-lintas Dishubkominfo Kota Surakarta, Baskoro, berharap dengan dioperasikannya jalur tol tersebut akan memperlancar lalu-lintas karena beban penumpukan kendaraan yang masuk ke dalam Kota Solo terkurangi. Pembukaan jalur alternatif itu diperkirakan akan mengurangi 20 persen beban kepadatan dalam kota selama selama arus mudik dan arus balik."Akan terjadi pengurangan kepadatan tengah kota. Semua kendaraan yang mengarah ke timur, tidak perlu masuk kota. Kami akan berkoordinasi dengan Pemkab Sukoharjo, Boyolali dan Karanganyar untuk mengarahkan arus lalu-lintas masuk Jalan Adi Sumarmo menuju kawasan Klodran dan selanjutnya masuk tol. Kendaraan dari arah Semarang dibelokkan di pertigaan Ngasem, sedangkan yang dari arah Yogyakarta dibelokkan di perempatan Kartosuro," ujar Baskoro. sumber finance.detik.com



- Selamat Di Asal, Selamat Di Perjalanan dan Selamat Di Tujuan -

Jakarta - Jajaran Kementerian Kominfo bersama BRTI bekerjasama dengan seluruh operator seluler (Telkomsel, Indosat, XL, H3I, SmartFren, SmartTel, STI)  mengadakan kegiatan pengecekan kesiapan jaringan seluler, untuk memastikan performansi jaringan agar mampu melayani pelanggan dan memenuhi kriteria yang dipersyaratkan, khususnya menghadapi peningkatan dan pergerakan trafik saat arus mudik, lebaran dan arus balik lebaran 2016.

Apel bersama kesiapan Jajaran Kementerian Kominfo bersama BRTI dan operator seluler dilaksanakan pada hari Jumat (3/6/2016) di halaman gedung Kemenkominfo, dipimpin langsung oleh Menkominfo Rudiantara, dengan melibatkan berbagai elemen pendukung seperti SENKOM (Sentra Komunikasi) MITRA POLRI, RAPI, ORARI.

Adapun kegiatan pengujian bersama telah  dilakukan mulai dari  tanggal 31 Mei dan akan berlangsung hingga 24 Juni 2016 pada 3 area terpilih yaitu titik keberangkatan mudik,  jalur mudik dan arus balik, serta  titik kedatangan mudik.

Kegiatan ini dilaksanakan dengan mengacu pada Peraturan Menteri Komunikasi dan Informatika RI Nomor 16 Tahun 2013 Tentang Standar Pelayanan Jasa Teleponi Dasar Pada Jaringan Bergerak Selular.

Adapun parameter jaringan yang diamati mencakup Coverage & Signal Strenght meliputi Cakupan Jaringan & Kualitas Sinyal Seluler, Layanan Teleponi Dasar meliputi Tingkat kesuksesan panggilan (Successfull Call Ratio & Block Call Ratio) serta kontinuitas panggilan (Drop Call Ratio) dalam satu operator seluler (on-net) maupun lintas operator seluler (off-net);

Sedangkan untuk Layanan Pesan Singkat (SMS) mencakup  Tingkat kesuksesan pengiriman pesan (Successfull SMS Ratio) dalam satu operator seluler (on-net) maupun lintas operator seluler (off-net) Dan Layanan Mobile Internet meliputi  Tingkat kesuksesan akses internet (HTTP Successfull Attempt) serta Kualitas Layanan Internet (Data Throughput, Network Latency, dll).

Adapun terkait dengan titik pengujian  dilakukan melalui titik keberangkatan mudik:
Kereta Api ( Tanggal 20-21 Juni 2016)  di Stasiun Gambir dan Stasiun Senen.
BUS ( Tanggal 20-21 Juni 2016 ) di Terminal Kampung Rambutan, Terminal Pulogadung dan di Terminal Kalideres.
Pesawat terbang  pada Tanggal 3 Juni 2016 di Bandara Soekarno Hatta dan Bandara Halim Perdana Kusuma.
Kapal Laut dilaksanakan pada tanggal 20-21 Juni 2016 di Pelabuhan Tanjung Priok.

Pengujian melalui jalur mudik dan arus balik dilakukan  dalam beberapa Rute.
RUTE 1 : KERETA API - JALUR UTARA (Tanggal 31 Mei 2016)
Drive Test: Kereta Api Jakarta – Surabaya .
Static Test: Stasiun Gambir, Stasiun Cirebon, Stasiun Pekalongan, Stasiun Semarang, Stasiun Pasar Turi

RUTE 2 : KERETA API - JALUR SELATAN (Tanggal 1 - 2 Juni 2016)
Drive Test: Kereta Surabaya – Bandung – Jakarta
Static Test: Stasiun Gubeng, Stasiun Solo, Stasiun Tugu, Stasiun Kroya Stasiun Bandung, Stasiun Jatinegara

RUTE 3 : JALUR DARAT  JAKARTA – SEMARANG (Tanggal 14 - 16 Juni 2016)
Drive Test: Jakarta – Cipali – Brebes – Semarang
Static Test: Rest Area Cijambe KM39, Rest Area Karawang KM57, Rest Area Cikopo – Palimanan KM102, Gerbang Tol Palimanan, Rest Area Palimanan-Kanci KM 207, Rest Area Kanci-Pejagan KM 247, Brebes, Simpang Lima, Bandara Ahmad Yani

RUTE 4 : JALUR DARAT JAKARTA –LAMPUNG (Tanggal 14-16 Juni 2016)
Drive Test: Jakarta - Merak- Bakauheni - Bandar Lampung
Static Test: Rest Area KM13, Rest Area KM42, Pelabuhan Merak, Pelabuhan Bakauheni, Terminal Raja Basa, Bandara Raden Inten.

Pengujian pada titik kedatangan akan dilaksanakan antara lain di kota-kota dibawah ini:
SURABAYA (Tanggal 7 Juni 2016),
Drive Test: Jalan Tol/Utama & Keramaian Kota Surabaya
Static Test: Stasiun Gubeng, Stasiun Pasar Turi, Terminal Bus Osowilangun, Terminal Bus Bungurasih, Bandara Juanda, Pelabuhan Tanjung Perak.

MAKASAR (Tanggal 10 Juni 2016)
Drive Test: Jalan Tol/Utama & Keramaian Kota Makassar
Static Test: Bandara, Terminal Bus, dan Pelabuhan.

from lugas.com (MAHAR)

JAKARTA | Operasi Patuh "Terpusat" 2016 akan digelar oleh Kepolisian Republik Indonesia yang akan dimulai pada hari Senin tgl 16 Mei s/d 29 Mei 2016 (14 hari) secara serentak di seluruh Indonesia.

Tujuan pertama Operasi Patuh Jaya 2016 ini adalah memperlancar arus lalu lintas dan menurunkan angka kecelakaan, Tujuan keduanya pun menekan angka kecelakaan dan pelanggaran lalu lintas.

Untuk pengendara sepeda motor, kesalahan-kesalahan yang akan dikenai tilang di antaranya Kelengkapan Surat Surat Kendaraan, pengendara melawan arus, pelat nomor tidak sesuai spectec/aslinya, pembonceng tidak pakai helm atau dua-duanya, motor harus lajur kiri (apabila ada lajur kanalisasi) dan harus nyala lampu besar di siang hari, melanggar lampu merah, melanggar marka jalan dan garis setop, dan naik motor lebih dari dua orang. Sementara, untuk pengendara mobil ada enam sasaran, yakni pelat nomor tidak sesuai spectec/aslinya, tempel logo/simbul pada pelat nomor, pakai rotator/sirene pada mobil pribadi, tidak pakai sabuk pengaman, melanggar lampu merah, serta melanggar marka jalan dan garis setop.

Dalam Operasi Simpatik lalu Kepolisian RI hanya menegur, sekarang Kepolisian RI melakukan penindakan pelanggaran lalu lintas.

Bahwa Operasi Patuh melibatkan beberapa pemangku kepentingan, yaitu Dinas Perhubungan (Dishub), TNI, PM, dan Garnisun. TNI, Garnisun, dan PM menindak kendaraan yang memakai atribut TNI sedangkan Dishub menindak angkutan umum dan angkutan barang. Untuk angkutan umum yang dikenai tilang, di antaranya naik turun penumpang tidak pada tempatnya, mobil pelat hitam dipakai ompreng/angkutan umum, melanggar letter “P”, melanggar letter “S”, dan melanggar lampu merah.

Operasi Patuh akan digelar dua sampai tiga kali sehari, tergantung kondisi dan perkembangan situasi di lapangan.

Jadilah Pelopor Keselamatan Berlalu Lintas dan Budayakan Keselamatan Sebagai Kebutuhan

Telegram.me/turnbackcrime

Jakarta (12/4/2016) - Organisasi Senkom (Sentra Komunikasi) Mitra Polri dari masa ke masa mengalami dinamika yang semakin baik dalam kinerja keorganisasian, maupun peran di masyarakat. Salah satu peran Senkom ialah dalam kebencanaan melalui klaster Rescue atau Senkom Rescue, yang melakukan tugas dan fungsi kemanusiaan mulai dari mitigasi, evakuasi hingga rehabilitasi dalam kebencanaan.

Dalam sejarahnya, Senkom Rescue terbentuk satu tahun setelah Senkom didirikan yaitu 1 Januari 2005. Kala itu, Senkom yang baru setahun merasa terpanggil untuk melakukan aksi kemanusiaan dalam kejadian bencana tsunami di Aceh.

Mendadak sebagai relawan korban tsunami saat itu, Senkom menemukan begitu banyak kekurangan dalam bekal keterampilan maupun pengetahuan tentang kebencanaan. Maka sejak itu, dilaksanakanlah berbagai kegiatan pelatihan mengenai pengetahuan dan keterampilan sebagai relawan kebencanaan, dengan melibatkan BASARNAS dan BNPB, maupun badan lain.

Untung Maulana, salah satu ketua Senkom yang mebidangi kebencanaan menyatakan, sejak peristiwa tsunami itu Senkom melatih anggotanya agar tidak gagap ketika terjadi bencana. “Berdasarkan data yang diterbitkan BNPB tahun 2015 lalu, potensi Senkom unggul di berbagai hal, diantaranya jumlah SDM relawan terlatih yang tercatat hampir sepuluh ribu orang, serta potensi pendukung lainnya seperti perlengkapan meski jika dihitung dengan frekuensi bencana di Indonesia, maka sangat-sangat kurang,” ujar Untung.

Karena aktifnya Senkom dalam berbagai bencana seperti gempa, banjir, gunung meletus serta kecelakaan transportasi darat, laut serta udara, Senkom mendapatkan penghargaan BNPB, serta penghargaan terkait kegiatan taktis menemukan lokasi pesawat jatuh beberapa waktu lalu.

“Pada dasarnya kami ini hanya organisasi yang menghimpun potensi masyarakat, yaitu mereka yang merasa terpanggil untuk mendedikasikan  dirinya untuk kemanusiaan, maka kami rekrut sebagai relawan, maka diharapkan kepada pemerintah melalui BASARNAS dan BNPB supaya dapat terus memberikan dukungan berupa latihan-latihan dan fasilitas pendukung lainnya,” kata Untung.

Dengan kemampuan utama bidang informasi bagi anggota senkom secara umum, maka informasi kebencanaan ataupun kecelakaan sangat cepat tersampaikan, dengan demikian maka penanganannya juga menjadi lebih cepat.

Setiap tahun, Senkom melaksanakan pelatihan di seluruh Indonesia, yang dikemas dalam diklat dan orientasi anggota, yang dilaksanakan di 34 propinsi. Pada tahun 2013 lalu ketika dilaksanakan orientasi anggota baru dengan materi Bela Negara, Kamtibmas dan Rescue, Senkom dapat melatih sekitar 70 ribu anggota di seluruh Indonesia.

“Jadi dalam satu paket pelatihan itu, kita mendapatkan kader kamtibmas, kader bela negara serta relawan kemanusiaan,” kata Untung Maulana.

HUMAS: 081585792280 (Mahar Prastowo) | humas@senkom.or.id | www.senkom.or.id | telegram.me/turnbackcrime

BALIKPAPAN --- Pagi ini, Kamis (21/01), Kepala Badan SAR Nasional Marsekal Madya TNI FHB Soelistyo, S.Sos yang didampingi oleh Deputi Operasi Basarnas Mayjen TNI Heronimus Guru, dan Ketua Darma Wanita Persatuan (DWP) Basarnas Ratih Soelistyo beserta jajarannya meresmikan Kapal Negara (KN) SAR Wisanggeni di pelataran Pelabuhan Semayang, Balikpapan, Kalimantan Timur.  

Acara ini juga turut dihadiri oleh Pangdam Mulawarman Mayjen TNI Benny Indra Pujihastono, perwakilan Gubernur Provinsi Kalimantan Timur, perwakilan Kapolda Kalimantan Timur dan perwakilan Muspida Balikpapan, Kadis Ops Lanud Balikpapan, perwira pelaksana Lanal Balikpapan, seluruh potensi SAR, serta Kepala Kantor SAR seluruh Kalimantan, Palu, dan Makasar.

Kapal ini menggantikan kapal sebelumnya yang telah dimiliki Kantor SAR Balikpapan. Kapal KN SAR Wisanggeni ini berbahan aluminium, dibuat di Batam dengan panjang 40 meter, lebar 7,8 meter, dengan mesin 3×1499 HP dan memiliki kecepatan 30 knot. Kapal ini juga memiliki kemampuan deteksi permukaan pada malam hari karena dilengkapi forward infra red.

Dalam sambutannya, Kabasarnas menjelaskan alasannya memberikan nama Wisanggeni pada kapal tersebut. 

“Nama Wisanggeni adalah nama wayang.Wisanggeni adalah anaknya Arjuna dengan dewi Batari Dresanala dan memiliki kesakitan sangat tinggi karena mampu mengetahui hal yang akan terjadi.” kata Kabasarnas.

Kabasarnas meminta kepada Kepala Kantor SAR Balikpapan untuk memanfaatkan KN SAR Wisanggeni ini, seperti perilaku Wisanggeni yang mampu mendeteksi dan membaca niat seseorang.

"Wisanggeni juga nantinya akan melakukan cover di beberapa daerah, yakni Kaltim, Kaltara serta area Sulawesi Barat. Intinya yang termasuk ke dalam jalur ALKI (Alur Laut Kepulauan Indonesia) II." lanjut Kabasarnas.

Usai sambutan, Kabasarnas kemudian melanjutkan dengan menandatangani prasasti Kantor SAR Nunukan.

Selanjutnya peresmian kapal ditandai dengan penekanan tombol oleh Kepala Basarnas, Pangdam VI Mulawarman, Kepala Kantor SAR Balikpapan, dan perwakilan Gubernur Provinsi Kalimantan Timur. Acara kemudian dilanjutkan dengan pemotongan pita kembang di depan kapal oleh Ketua DWP Basarnas Ratih Soelistyo.

Usai meresmikan rombongan kemudian meninjau bagian dalam KN SAR Wisanggeni ini. (ebw)

Sumber Basarnas

BALIKPAPAN --- Pagi ini, Kamis (21/01), Kepala Badan SAR Nasional Marsekal Madya TNI FHB Soelistyo, S.Sos yang didampingi oleh Deputi Operasi Basarnas Mayjen TNI Heronimus Guru, dan Ketua Darma Wanita Persatuan (DWP) Basarnas Ratih Soelistyo beserta jajarannya meresmikan Kapal Negara (KN) SAR Wisanggeni di pelataran Pelabuhan Semayang, Balikpapan, Kalimantan Timur.  

Acara ini juga turut dihadiri oleh Pangdam Mulawarman Mayjen TNI Benny Indra Pujihastono, perwakilan Gubernur Provinsi Kalimantan Timur, perwakilan Kapolda Kalimantan Timur dan perwakilan Muspida Balikpapan, Kadis Ops Lanud Balikpapan, perwira pelaksana Lanal Balikpapan, seluruh potensi SAR, serta Kepala Kantor SAR seluruh Kalimantan, Palu, dan Makasar.

Kapal ini menggantikan kapal sebelumnya yang telah dimiliki Kantor SAR Balikpapan. Kapal KN SAR Wisanggeni ini berbahan aluminium, dibuat di Batam dengan panjang 40 meter, lebar 7,8 meter, dengan mesin 3×1499 HP dan memiliki kecepatan 30 knot. Kapal ini juga memiliki kemampuan deteksi permukaan pada malam hari karena dilengkapi forward infra red.

Dalam sambutannya, Kabasarnas menjelaskan alasannya memberikan nama Wisanggeni pada kapal tersebut. 

“Nama Wisanggeni adalah nama wayang.Wisanggeni adalah anaknya Arjuna dengan dewi Batari Dresanala dan memiliki kesakitan sangat tinggi karena mampu mengetahui hal yang akan terjadi.” kata Kabasarnas.

Kabasarnas meminta kepada Kepala Kantor SAR Balikpapan untuk memanfaatkan KN SAR Wisanggeni ini, seperti perilaku Wisanggeni yang mampu mendeteksi dan membaca niat seseorang.

"Wisanggeni juga nantinya akan melakukan cover di beberapa daerah, yakni Kaltim, Kaltara serta area Sulawesi Barat. Intinya yang termasuk ke dalam jalur ALKI (Alur Laut Kepulauan Indonesia) II." lanjut Kabasarnas.

Usai sambutan, Kabasarnas kemudian melanjutkan dengan menandatangani prasasti Kantor SAR Nunukan.

Selanjutnya peresmian kapal ditandai dengan penekanan tombol oleh Kepala Basarnas, Pangdam VI Mulawarman, Kepala Kantor SAR Balikpapan, dan perwakilan Gubernur Provinsi Kalimantan Timur. Acara kemudian dilanjutkan dengan pemotongan pita kembang di depan kapal oleh Ketua DWP Basarnas Ratih Soelistyo.

Usai meresmikan rombongan kemudian meninjau bagian dalam KN SAR Wisanggeni ini. (ebw)

Sumber Basarnas

Sentra Komunikasi (Senkom) Mitra Polri dalam membantu Negara Kesatuan Republik Indonesia bidang kamtibmas. Prestasi dengan berbagai penghargaan ini sebagai bukti bahwa organisasi Senkom Mitra Polri telah semakin dewasa dan mampu mengimplementasikan keilmuannya dalam menjalankan amanah Undang-Undang No.2 Tahun 2002 tentang pamswakarsa. Terbentuknya Senkom Mitra Polri sejak 1 Januari 2004 walaupun baru  berumur yang baru 12 tahun namun sudah terbentuk diseluruh provinsi dan kabupaten kota di seluruh Indonesia. Dengan jumlah anggota yang cukup diharapkan dapat membantu secara optimal tugas-tugas kepolisian dalam menjaga dan membangun kamtibmas lebih baik lagi. Potensi yang besar ini, tegas HM.Sirot dapat terus dibangun kemitraan dengan bimbingan dan arahan dari Polri.

“Dengan bertambahnya usia Senkom Mitra Polri maka harapan kami pertama Senkom tetap independent, menjadi organisasi yang handal, professional serta mandiri dan tiap-tiap anggota bisa menjadi tokoh di lingkungannya/tokoh masyarakat dan jadi penengah yang tangguh tidak gampang putus asa serta mengedepankan musyawarah dan akal sehat,”  kata H. Sirot menambahkan.
Setiap bertambahnya usia tidak ada hingar bingar musik. tidak ada kue ulang tahun dalam merayakan ulang tahun Senkom, seperti dalam usianya yang ke  12 ini, karena menjelang ulang tahunnya tiap 1 Januari selalu dilalui dengan menjalankan PAM Operasi Lilin dalam rangka natal dan tahun baru di pos-pos pengamanan bersama Polsek, Polres, Polda seluruh Indonesia.

Tahun 2016 sudah di mulai, evaluasi, koreksi kekurangan yang ada menjadi cambuk untuk bisa berbuat lebih baik lagi. Senkom Mitra Polri juga harus bisa  dan siap dengan tugas-tugas yang akan dilakukan, mampukah Senkom Mitra Polri untuk terus membantu mewujudkan Indonesia yang tenteran damai sebagai pengabdian kepada masyarakat  semoga.edited by ryo

Indonesia menjadi tuan rumah pelaksanaan the 6th Aseanapol Police Training Copperation Meeting (APTCM) tahun 2015 dengan tema "the Right Person on The The Right Training". kegiatan ini sudah berlangsung sejak tahun 2010 yang merupakan buah dari kesepakatan Komferensi Aseanapol. Kegiatan APTCM diikuti oleh 10 negara ASEAN yaitu Indonesia, Malaysia, Thailand, Laos, Myanmar, Philipina, Singapore, Brunai Darussalam, Vietnam dan Kamboja. Pada kesempatan itu juga akan dihadiri oleh 4 negara sebagai observer dari negara dialog patners yaitu Cina, Rusia, Australia dan new zealand.
APTCM KE 4 tahun 2013 dilaksanakan di Bangkok Thailand dan menyepakati untuk menyelenggarakan 6 Jenis pelatihan yaitu :
a. Hi tech and cyber crime
B. Prevention and investigation of human trafficking
C. Cross Border crime prrvention
D. Integrated aseanapol on police academy training program
E. Language/cultural training program
F. Pharmaceutical investigation training program
Selanjutnya Tahun 2014 APTCM KE 5 diselenggarakan di Manila Philipina yang memfokuskan pembahasannya mengenai metode pelatihan terhadap 6 jenis pelatihan tersebut. Tahun ini, APTCM ke 6 yang dilaksanakan di Jakarta pada tanggal 27-29 Oktober 2015, akan membahas tentang "Assesment dan Profile Competency" yang diperuntukkan untuk 6 pelatihan tersebut.humas polri


Surakarta --Sekitar 6.000 orang yang merupakan gabungan warga dan relawan sesoloraya dan BPBD se Jawa Tengah akan dilibatkan dalam kegiatan yang bertajuk "Resik-resik Bengawan Solo", yang akan diselenggarakan hari minggu 11 Oktober 2015 di Solo dalam rangkaian bulan Pengurangan Resiko Bencana yang di ikuti semua BPBD se Jawa tengah dan organisasi relawan antara lain Senkom Rescue,PMI,MDMC,Sar Sena serta komunitas relawan yang ada di Solo raya.
Resik-resik Bengawan Solo difokuskan di enam titik anak sungai terpanjang di Pulau Jawa itu. Enam titik itu tersebar di wilayah Kota Solo, yaitu pintu air Demangan di Kecamatan Pasar Kliwon, Taman Satwa Taru Jurug, Jembatan Pasar Gede, Jembatan Arifin dan Kandangsapi di Kecamatan Jebres, Sungai Jenes di Kecamatan Laweyan.



Keenam titik tersebut dideteksi sebagai penyebab sebagian wilayah di Kota Solo menjadi daerah langganan banjir tiap kali Sungai Bengawan Solo meluap. Sebab, enam titik anak sungai di tengah kota itu telah mengalami penyempitan dan pendangkalan akibat aktivitas warga yang membuang sampah secara sembarangan.
Sebulum acara resik resik ini para relawan di apelkan di Balai kota Surakarta yang di pinpin langsung oleh Gubernur Jawa Tengah H.Ganjar Pranowo di depan peserta apel sebelum gerakan dimulai di halaman Balai Kota Solo, minta para bupati dan wali kota melakukan gerakan kebersihan dengan sasaran khusus, seperti anak sungai Bangawan Solo tersebut. Gerakan tersebut jangan hanya temporer tetapi secara rutin, karena hal itu menjadi bagian dari pembentukan perilaku hidup sehat dan bersih dan di harapkan daerah yang lain juga mengikuti kegiatan seperti ini.editor ryo, video tribunnews.com




Gubernur jateng H.Ganjar Pranowo dan H.Umar Sahid ketua Senkom Jawa Tengah
Anggota Senkom bersama sama relawan resik resik bengawan


Jakarta - "Memang MPR tugasnya adalah menjaga konstitusi dan mengamalkan konstitusi. Tapi kalau hanya mengandalkan MPR untuk mensosialisasikan 4 pilar, MPR sendiri tak akan sanggup," ungkap Zulkifli Hasan, Ketua MPR RI saat menerima pengurus pusat Sentra Komunikasi (Senkom) Polri di ruang kerjanya di Gedung Nusantara III Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta.

Senkom (Sentra Komunikasi) Polri diterima Ketua MPR dalam rangka menyampaikan gagasan untuk kembali memperhebat sosialisasi 4 pilar kebangsaan guna mendukung program MPR dalam menjaga konstitusi.
Menurut Ketua Umum Partai Amanat Nasional (PAN) ini, tidak ada salahnya mengambil kebijakan yang baik dari zaman Orde Baru demi kemajuan bangsa dan negara. "Yang baik-baik dari zaman Pak Harto dulu kan bisa kita ambil," kata Zulkifli.

Sementara itu Ketua Umum Senkom Polri, H Muhammad Sirot mengaku, pihaknya ingin kembali mendapatkan sosialisasi 4 pilar berbangsa dan bernegara seperti yang pernah didapatkan pada 22 Agustus 2015 di Pusdiklat Senkom.

"Kami bertemu dengan Ketua MPR untuk memohon kembali adanya Sosialisasi 4 Pilar yang pernah didapatkan oleh pengurus di  tingkat pusat, tapi kami kini ingin juga sosialisasi di tingkat provinsi dan daerah," kata Sirot, Rabu (30/9/2015).

"Senkom siap menjadi penerima dan pelaksana program sosialiasi 4 pilar di seluruh Indonesia. Tidak sulit bagi kami karena anggota Senkom ada di seluruh Indonesia," tegas Sirot.

Senkom menilai kurangnya pengetahuan dan pemahaman akan 4 pilar bernegara yaitu Pancasila, UUD 1945, Bhinneka Tunggal Ika dan NKRI telah mengakibatkan menipisnya rasa nasionalisme, lunturnya karakter kebangsaan dan hilangnya orientasi hidup sehingga banyak generasi muda terjebak pada pemakaian narkoba serta perilaku menyimpang lainnya.

Ketua MPR Zulkifli Hasan yang menyambut baik permintaan Senkom Polri, mengungkapkan pihaknya sangat senang dan mengapresiasi keinginan Senkom dengan meminta Ketua Umum Senkom agar segera menginstruksikan provinsi-provinsi mengirimkan surat ke MPR. sumber tabloidlugas.com